"Mulai dengan Bismillah, Luruskan Niat. Allah Maha Melihat!"


2014/08/04

BEBERAPA AYAT TENTANG SYUKUR



Dan jika Kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya Kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS.Annahl [16];18).

Di ayat lain:
“Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebutnya-nyebutnya (dengan bersyukur).” (QS.Aldhuha [93];11).

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"(.QS.IBrahim 14 :7)

“Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barangsiapa yang kufur (tidak bersyukur), maka sesungguhnya Tuhanku Maha kaya (tidak membutuhka sesuatu) lagi Mahamulia” (QS An-Naml [27]: 40)

Relevan dengan pembahasan 'syukur' adalah 'ni'mat'. Maka sungguh tidak terhitung ni'mat yang kita telah terima dari Allah SWT. Jika kita merasa bahwa ni'mat itu hanya sedikit dan bahkan merasa kekurangan terus, itu tandanya bibit-bibit kufur ni'mat sudah menjangkiti hati. Na'udzubillah. FABIAYYI ALAA 'IRAABIKUMAA TUKADZDZIBAANN" Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan".

Berulang kali Allah memberi peringatan kepada kita, seperti yang tertera dalam surat Ar-rahman di atas. Bahkan tidak hanya sekali dua kali, tapi sampai 30 kali Allah SWT mempertanyakan sikap syukur kita dalam surat yang sama itu: Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan"?

Semoga Allah SWT menguatkan hati-hati kita untuk senantiasa menjadi pribadi-pribadi yang pandai bersyukur. Aamiin.