"Mulai dengan Bismillah, Luruskan Niat. Allah Maha Melihat!"


2013/11/19

Perdebatan

Sebuah cerita inspiratif yang saya terima pagi ini dari seorang sahabat di BBM. Ceritanya sendiri, saya cek sebagai anonymous folklore. 

Alkisah di Tiongkok pernah hidup seorang GURU yg sangat dihormati karena tegas dan jujur. 

Suatu hari, dua murid menghadap GURU. Mereka bertengkar hebat dan nyaris beradu fisik.
Keduanya berdebat tentang hitungan 3x7.

Murid pandai mengatakan hasilnya 21, murid bodoh bersikukuh mengatakan hasilnya 27. Murid bodoh menantang murid pandai utk meminta GURU sebagai jurinya, untuk mengetahui siapa yang benar di antara mereka, sambil si bodoh mengatakan: "Jika saya yang benar 3 x 7 = 27, maka engkau harus mau dicambuk 10 kali oleh GURU, tetapi jika kamu yg benar (3 x 7 = 21), maka saya bersedia untuk memenggal kepala saya sendiri. Hahaha..." Dmkn si bodoh menantang krn sangat yakin akan pendapatnya.

"Katakan GURU, mana yg benar?" tanya murid bodoh.Ternyata GURU memvonis cambuk 10 kali bagi murid yg pandai (orang yg menjawab 21) Si murid pandai protes.Sang GURU menjawab, "Hukuman ini bukan untuk hasil hitunganmu, tapi utk KETIDAK ARIFANMU yang mau-maunya berdebat dengan orang bodoh, yg tidak tahu kalau 3x7 adalah 21!"

Guru melanjutkan: "Lebih baik melihatmu dicambuk dan menjadi ARIF daripada GURU harus melihat satu nyawa terbuang sia-sia!"

Pesan Moral: 
Jika kita sibuk memperdebatkan sesuatu yang tidak berguna, berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lebih salah dari pada orang yang memulai perdebatan, sebab dengan sadar kita membuang waktu dan energi untuk hal yang tidak perlu.Bukankah kita sering mengalaminya?
Berdebat atau bertengkar untuk hal yang tidak ada gunanya, hanya akan menguras energi saja!

Semoga kita bisa MENGONTROL DIRI dan MENGHINDARI perdebatan yang tidak penting.

2013/11/12

Conjunction: Kata Hubung dalam Bahasa Inggris

Tulisan ini dibuat atas pertanyaan seorang teman di BBM kemarin siang. Pertanyaannya mengenai beberapa kata hubung dalam bahasa Inggris.

Sebelum saya tampilkan beberapa contoh kata hubung yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, ada baiknya kita ingat kembali apa yang disebut dengan kata hubung itu.

Kata hubung, atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan conjunction. Ia adalah kata atau kelompok kata yang berfungsi menghubungkan dua kata, frasa, klausa, atau paragraf. Kata ini merupakan satu dari delapan part of speech. Conjuction sendiri terdiri dari empat macam: coordinate conjunction; correlative conjunction; subordinate conjunction, dan adverbial conjunction. Penjelasannya masing-masing akan saya tuliskan pada bagian berikutnya. Insya Allah:)

Disini saya tampilkan beberapa contoh kata hubung saja:

*tambahan:
Bahwa: that

Agar; Supaya: In order to

Semoga berguna.

2013/11/07

1 Muharram 1435 H.

Assalamu'alaikum wr wb.
Selamat pagi bapak, ibu, sdr/-i semua.

Momen yang kita (kaum muslimin) peringati hari ini sebagai hari pertama dalam kalender Islam adalah titik mula yang dicatat oleh sejarawan sebagai kebangkitan penyebaran Islam di masa awal.

1 Muharram di tahun 1 Hijriyah, adalah hari hijrahnya Rasulullah SAW beserta para sahabat dari Makkah.

Saat halangan, hinaan, caci-maki, bahkan ancaman pembunuhan terus berlangsung di awal penyebaran Islam di Makkah, nabi Muhammad SAW dengan bimbingan wahyu memutuskan untuk berhijrah. Hijrah pertama ke Ethiopia atau Habasyah. Setelah itu, hijrah dengan rombongan yang lebih banyak ke Yatsrib. Waktu hijrah ke Yatsrib inilah yang disebut sebagai awal tahun hijriyah/Hijrah. Ada beberapa versi, namun hal inilah yang paling masyhur dalam sirah kenabian.

Keberanian untuk hijrah bukan karena alasan takut dibunuh, ditindas, atau lainnya. Tetapi lebih karena alasan tercapainya tujuan yang lebih besar.

Pada kondisi sosial kontemporer kita, konsep hijrah telah bertransformasi dalam berbagai hal. Bisa berupa alasan mencari pendidikan, kekayaan, ketenaran, kesejahteraan, dan hal lainnya. Tinggal tentukan niat kita, apakah semata demi 'dunia' atau niat karena taqarrub ilallah'. It's our choice!

Selang beberapa tahun hijrah, setelah begitu banyak peristiwa yang dialami oleh baginda Rasulullah SAW dan para sahabat di Yastrib, Rasulullah dan rombongan kembali lagi ke Makkah untuk menaklukkannya. Persiapan dan perencanaan yang matang ditambah dengan kerja keras, kerja cerdas dan minta kekuatan dari Allah SWT, proses penaklukan kembali kota Makkah ini dicapai dengan hasil yang gemilang. Peristiwa inilah yg kita kenal sebagai 'fathul Makkah'.

Bagaimana dengan hijrah kita hari ini? Atau pertanyaan yg lebih mendasar lagi: 'Apakah kita sudah hijrah?' Jika sudah, apakah hijrah kita sudah menuju ke arah yg lebih baik dan dengan niat ibadah kepada Allah SWT?

Semoga spirit hijrah demi cita-cita yang lebih baik dan hasil yg lebih gemilang ini senantiasa tertancap dalam sanubari. InsyaAllah!

Selamat merayakan tahun baru Islam, 1 Muharram 1435 H.

Salam,

Feri S.
221A8441