"Bermimpilah dalam hidup, Jangan hidup dalam mimpi!"


Thursday, August 29, 2013

Cara Konversi Angka Latin ke Angka Romawi dengan Formula Excel

Sebelum menyampaikan cara konversinya, ada baiknya kita ingatkan kembali seperti apa angka Latin dan angka Romawi itu. Angka sebenarnya sama saja (dari sisi nilainya). Hanya yang membedakan adalah simbolnya / cara penulisannya.

Angka latin itu adalah angka yang kita kenal dan gunakan sehari-sehari: 1, 2, 3, 4...10, 100, 1000, dan seterusnya. Angka ini biasa juga disebut sebagai angka Arab (Arabic Numeric). Ini adalah angka yang paling popular digunakan oleh masyarakat Internasional.

Selain angka Latin / angka Arab, kita juga mengenal angka Romawi, yang lebih lazim digunakan untuk menyebutkan waktu (generasi/tahun) ke-sekian. Contohnya: I, II, III, IV, V, X, XIX, XX, L, M... dst.

Disini saya tidak akan bahas lebih lanjut tentang definisi angka Arab / Latin / Romawi dan sebagainya. Artikel singkat ini hanya berupa panduan cara mengubah / konversi angka Latin ke angka Romawi dengan formula Excel yang sederhana.

Formulanya adalah: =ROMAN(number/cell)
Contohnya bisa dilihat pada gambar berikut:









Sangat sederhana bukan? Ya. memang sangat sederhana, tinggal masukkan formula =ROMAN dan pilih  kolom angka yang akan dikonversi. Untuk rows berikutnya tinggal di-drag saja formulanya dari atas.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Twitter: @feri_s
PIN BB: 221A8441

Tuesday, August 27, 2013

Cara Menonaktifkan Startup pada PC/Laptop

Sebelum melakukan proses penonaktifan startup pastikan dulu bahwa program / aplikasi yang akan dinonaktifkan tersebut adalah yang memang tidak (terlalu) diperlukan. Karena beberapa pengguna komputer cukup terbantu dengan adanya startup untuk aplikasi-aplikasi favoritnya. So, pilih-pilih saja.

Sebenarnya kenapa sih harus dinonaktifkan startup yang tidak diperlukan itu? Sederhana saja jawabannya. Semakin banyak startup yang diaktifkan maka proses booting hingga komputer dapat dioperasikan menjadi cukup lama. Ini akan memboroskan resources juga, selain tentu saja tidak efisien dari sisi waktu.

Langsung saja, berikut ini saya sampaikan beberapa langkah sederhana untuk menonaktifkannya. Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan. Namun pada kesempatan ini saya sampaikan langkah yang termudah saja. Ini untuk program Windows ya...

1. Pertama, buka 'Control Panel' dan pilih menu 'Administrative Tools'.



2. Kemudian akan muncul menu berikut, dan double click 'System Configuration'.



3. Selanjutnya akan muncul menu seperti di bawah ini dan pilih Tab 'Startup', kemudian uncheck items yang ingin dinonaktifkan startup-nya.



4. Terakhir, klik 'Apply', dan kita diminta untuk 'Restart' komputer.
5. Selesai.

Semoga bermanfaat.
Salam @feri_s