"Mulai dengan Bismillah, Luruskan Niat. Allah Maha Melihat!"


2012/01/18

Analisa SWOT (Part 2)


Tujuan Analisa SWOT
• Mengungkapkan keunggulan kompetitif; perorangan / organisasi atau perusahaan
• Menganalisis prospek Anda
terhadap penjualan, profitabilitas dan pengembangan produk
Menyiapkan perusahaan atau organisasi terhadap berbagai kemungkinan masalah
• Memungkinkan untuk pengembangan rencana kontin
gensi
 
Analisa SWOT adalah sebuah proses untuk mengidentifikasi poin-poin dibagian mana Anda kuat dan bagian mana Anda rentan – dibagian mana Anda harus membela dan kapan harus menyerang. Hasil dari proses ini adalah sebuah ‘perencanaan tindakan’, atau 'rencana tindakan’.

Analisa ini dapat dilakukan pada produk, pada layanan, pada perusahaan atau bahkan pada individu.
Bila dilakukan dengan benar, maka SWOT dapat memberikan GAMBARAN BESAR dari FAKTOR YANG PALING PENTING yang mempengaruhi kelangsungan hidup dan KEMAKMURAN. 

Cara melakukan analisa SWOT
Terlepas dari apakah Anda atau tim Anda sedang merencanakan masa depan untuk produk tertentu, pekerjaan, pribadi atau daerah lain, proses analisis SWOT adalah sama.

• Langkah 1 - Pengumpulan Informasi.
Buatlah daftar semua kekuatan yang dimiliki sekarang. Kemudian pada gilirannya, buat juga daftar semua kelemahan yang dimiliki sekarang.
o Anda dapat melakukan wawancara
orang per orang. Atau melakukan brainstorming secara bersama. Namun, jika lebih banyak pesertanya tentu akan lebih baik hasil yang didapatkan.
o Anda pertama akan mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan perusahaan tertentu atau produk yang
Anda analisa. Anda akan menemukan beberapa pertanyaan dan masalah di bawah ini untuk membuat Anda melakukannya.
o Ketika
melakukan analisa SWOT – untuk memperoleh wawasan/penerangan dapat dilakukan melalui pertanyaan-pertanyaan dan cara-cara investigasi yang cerdas.

• Langkah 2 - Apa yang mungkin.
Buatlah daftar semua peluang yang ada di masa depan. Peluang adalah kekuatan potensial di masa depan. Kemudian pada gilirannya, buat juga daftar semua ancaman yang ada di masa depan. Ancaman adalah kelemahan potensial di masa depan.

• Langkah 3 - Rencana aksi ...
Review matriks SWOT Anda dengan tujuan untuk menciptakan sebuah rencana tindakan dalam menangani masing-masing dari empat area tersebut (Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman).

Summary:
• Kekuatan perlu dipertahankan, dibangun
bahkan ditingkatkan.
• Kelemahan perlu diperbaiki, diubah atau dihentikan.
• Kesempatan perlu diprioritaskan, ditangkap, dibangun dan dioptimalkan.
• Ancaman perlu diatasi atau diminimalkan dan dikelola.

Sebuah analisa SWOT bisa jadi sangat subjektif, bahkan hanya untuk dua orang pun bisa juga terjadi perbedaan. Tidak jarang dua orang yang melakukan analisa SWOT dalam masalah yang sama, tidak bisa sampai pada hasil yang sama. Diakui atau tidak, analisa ini adalah alat yang sangat baik, terutama, dalam melihat faktor-faktor negatif kemudian berusaha mengambil langkah-langkah untuk mengubahnya menjadi faktor positif.

2012/01/06

Analisa SWOT (part 1)


Analisa ini sudah demikian terkenalnya, tidak hanya di kalangan manajemen tingkat atas, namun juga sudah dipahami dan banyak dipraktekkan oleh karyawan biasa untuk mendapatkan gambaran tentang dirinya. Mulai dari perusahaan dan organisasi tingkat dunia, hingga perusahaan-perusahaan lokal dengan jumlah karyawan yang sangat minimpun dapat menggunakan analisa ini dengan mudah. 

Sudah banyak buku dan artikel yang secara khusus melakukan pembahasan terhadapnya. Tulisan kali ini sangat bersifat umum, sederhana, dan tentu sudah terlalu biasa bagi para pembaca yang mengakrabi analisa ini sejak lama.

Saya akan membagi tulisan ini dalam 3 bagian di blog ini dengan judul: Analisa SWOT, Part 1 hingga part 3. Semoga bermanfaat.

Sejarah Singkat:
Asal-usulnya, teknik analisa SWOT ini pertama kali diperkenalkan oleh Albert Humphrey, akademisi yang memimpin proyek penelitian di Universitas Stanford pada tahun 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari banyak perusahaan terkemuka dunia.

Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi mengapa perencanaan perusahaan bisa gagal. Penelitian yang dihasilkan mengidentifikasi sejumlah area kunci dan alat yang digunakan untuk menjelajahi setiap area penting yang disebut analisa SOFT. Humphrey dan tim penelitian awal menggunakan kaidah berikut "Apa yang baik di masa sekarang ini disebut Satisfactory (memuaskan), yang baik di masa depan adalah Opportunity (peluang); buruk di masa sekarang adalah Fault (kesalahan) dan buruk di masa depan adalah Threat (ancaman)." Inilah yang dikenal dengan analisa SOFT (Satisfactory, Opportunity, Fault, Threat).

Kemudian, pada tahun 1964 Urick dan Orr pada sebuah konferensi mengubah huruf F ke W, sehingga menjadi analisa yang kita kenal sekarang: SWOT.

Definisi:

Analisa SWOT adalah alat perencanaan yang digunakan untuk memahami Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman yang terlibat dalam organisasi, proyek atau bisnis. Hal ini termasuk penentuan tujuan bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang dapat mendukung atau yang tidak menguntungkan bagi pencapaian tujuan tersebut. Analisa SWOT sering digunakan sebagai bagian dari proses perencanaan strategis. SWOT sendiri merupakan singkatan dari Strengths (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunity (Peluang), Threats (Ancaman).
Istilah "ANALISA SWOT" itu sendiri merupakan istilah yang menarik. Banyak yang percaya SWOT adalah bukan sebuah analisa, namun ringkasan dari serangkaian analisa sebelumnya.  Analisa atau lebih tepatnya interpreptasi muncul setelah ringkasan SWOT telah diproduksi.

Strengths (Kekuatan)

Atribut positif yang ada dalam internal organisasi.
Mereka berada dalam kendali organisasi.

Weakness (Kelemahan)

Faktor-faktor yang berada dalam kendali organisasi yang mengurangi kemampuannya untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Area-area yang memungkinkan diperbaiki oleh organisasi
Opportunities (Peluang)
  • Faktor eksternal yang menarik yang mewakili alasan bagi suatu organisasi untuk tetap eksis dan berkembang.
  • Kesempatan apa yang ada di lingkungan, yang akan mendorong organisasi?
  • Mengidentifikasi mereka dengan "frame waktu"

Threats (Ancaman)
  • Faktor eksternal, di luar kendali organisasi, yang dapat menempatkan misi organisasi atau operasi beresiko.
  • Organisasi dapat mengambil manfaat dengan memiliki rencana darurat untuk mengatasi nya jika ancaman-ancaman itu harus terjadi.
  • Klasifikasikan mereka dengan "keseriusan" dan "kemungkinan terjadinya".
Umumnya matriks dari analisa SWOT terlihat seperti table berikut:

POSITIVE/ HELPFUL
to achieving the goal
 
NEGATIVE/ HARMFUL
to achieving the goal

INTERNAL Origin
facts/ factors of the organization
 
Strengths
Things that are good now, maintain them, build on them and use as leverage
Weaknesses
Things that are bad now, remedy, change or stop them.

EXTERNAL Origin
facts/ factors of the environment in which the organization operates
 
Opportunities
Things that are good for the future, prioritize them, capture them, build on them and optimize
Threats
Things that are bad for the future, put in plans to manage them or counter them



    2012/01/04

    From Bandung to Tidung Island (part 3)

    Lesehan time...Beginilah suasana makan malam yang hanya diterangi oleh beberapa lampu di pinggir lapangan. Harus hati-hati, bisa-bisa kena tulang / duri ikan... hehehe
    Berpose tidak jauh dari Jembatan Cinta, indah dibawah temarang kembang api yang sudah disiapkan oleh PemKab kep. Seribu.. Detik-detik pergantian tahun. Happy new year 2012.
    Malam yang gemerlap di pulau yang kecil. Entah berapa ton kembang api yang dibakar di langit Tidung malam itu?
    Bersiap kembali ke pelabuhan Pandita, jam 11.00 siang berangkat menuju Muara Angke
    Alhamdulillah, kembali merapat ke daratan:) Baru turun di dermaga Muara Angke
    Bus telah menunggu di terminal M. Angke. Perjalanan pulang ke Bandung dimulai.
    Sebelum sampai ke Bandung, istirahat dulu di Rest Area 57 Tol Cipularang.
    ...Selesai...
    See you on the next vacation :D

    2012/01/02

    From Bandung to Tidung Island (part 2)

    Inilah 'Jembatan Cinta' penghubung pulau Tidung Besar dan Tidung kecil. Panjangnya sekira 800 meter dan telah menjadi ikon wisata pulau ini.
    Karena telah menjadi ikon, maka tak lengkap rasanya bila tidak berfoto ria di atas 'Jembatan Cinta'.
    Dari atas jembatan juga bisa digunakan untuk lokasi loncat indah. Khusus bagi yang bernyali ya.. hehehe
    Laut yang tenang dan bersih di bibir pantai Tidung besar.
    Jembatan cinta di malam hari, indah dan terang dengan aneka lampu.
    Bagi rombongan yang dipandu oleh event organizer, akan mengikuti acara barbeque di lapangan dengan menu hidangan laut khas Tidung....... To be continued to From Bandung to Tidung Island (part 3)

    From Bandung to Tidung Island (part 1)


    Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2012 kemarin yang juga bertepatan dengan momen pergantian tahun masehi, kami keluarga besar dari Malabar 37, lokasi alamat kantor kami (Contact Center Telkomsel Bandung, PT. Indomedia Nusantara), mengadakan perjalanan wisata ke pulau Tidung di kepulauan Seribu. Ada banyak hal yang kami alami di sepanjang perjalanan dari Bandung menuju lokasi yang bisa menjadi cerita menarik untuk dituliskan. Namun, karena belum sempat menuliskan artikelnya terkait tempat wisata yang baru dibuka 3 tahun tersebut, berikut ini saya bagikan dulu beberapa foto dari sana.

    Enjoy it guys…
    Salam eksplor Indonesia!
    Jam 6 pagi kapal segera berangkat dari pelabuhan Muara Angke. Kami diantar dengan senyuman pelangi di atas TPI Muara Angke.. Subhanallah Indahnya..
    Berdesakan dan berebut masuk ke kapal motor karena hanya ada dua kali perjalanan seharinya. Yaitu pukul 6 pagi dan 12 siang.
    Kapal yang kami tumpangi (KM Bisma 2) terpaksa merapat terlebih dahulu di balik sebuah pulau untuk menghindari terjangan ombak yang besar. Tampak beberapa kapal lain juga melakukan hal yang sama. Setelah 1 jam 'berlindung' perjalanan dilanjutkan kembali.
    Inilah gerbang alias pintu masuk ke pulau Tidung via dermaga Radja Pandita. Gerbang bertuliskan 'Tidung, keep it clean'
    Dari Muara Angke 'diantar' oleh pelangi, di Tidung 'disambut' oleh pelangi lagi. Subhanallah indah sekali...
    Berpose dulu di depan homestay sebelum acara 'snorkling' di dekat pulau Tidung kecil
    Berjalan dari homestay menuju pelabuhan kapal-kapal tradisional menyusuri jalan-jalan kecil di antara rumah penduduk.
    Pose lagi, sesaat sebelum naik kapal tradisional menuju lokasi snorkling (Saya paling kanan, jongkok, in black glasess :))
    Dengan mengikuti standar keselamatan, anak kecil juga diizinkan ke lokasi snorkling
    Mulai turun untuk snorkling... To be continued to 'From Bandung to Tidung Island (part 2)'